Bagi pelaku ekspor, istilah sertifikat fumigasi sudah lazim. Yang sering belum jelas adalah bahwa untuk sebagian negara tujuan, sertifikat fumigasi biasa tidak cukup. Yang diminta adalah sertifikat fumigasi AFASID.

Butuh penanganan sekarang?

Butuh sertifikat fumigasi untuk ekspor? Kirim dokumen pengiriman Anda, kami cek kelengkapannya tanpa biaya.

Chat WhatsApp 0822 2111 8021 atau telepon (022) 87526756

Perbedaan ini baru terasa saat kargo sudah sampai pelabuhan tujuan dan otoritas karantina menolak dokumennya. Pada titik itu pilihan yang tersisa tinggal reekspor atau pemusnahan, keduanya mahal.

Apa itu sertifikat fumigasi dan apa isinya

Sertifikat fumigasi adalah dokumen dari perusahaan fumigasi terdaftar yang menyatakan barang, kemasan, atau kontainer Anda sudah diberi perlakuan fumigasi sesuai standar. Otoritas karantina dan pembeli di negara tujuan membacanya untuk memastikan kiriman tidak membawa hama.

Isinya rinci: nama eksportir dan penerima, uraian barang beserta kemasannya, nomor kontainer dan segel, jenis fumigan, dosis, suhu, lama paparan, tanggal dan tempat pelaksanaan, nomor registrasi perusahaan fumigasi, serta tanda tangan pelaksananya. Kalau satu saja tidak cocok dengan dokumen pengapalan, misalnya nomor kontainer berbeda dari bill of lading, sertifikatnya bisa dipersoalkan.

Bagi UMKM yang baru pertama ekspor, langkah paling aman adalah bertanya ke buyer atau forwarder sejak awal: apakah fumigasi diwajibkan, standar apa yang diminta, dan apakah sertifikatnya harus AFASID. Jawaban itu menentukan fumigan dan jadwalnya. Kami bisa membantu membaca persyaratannya sebelum barang dikemas.

Apa itu AFASID

AFASID adalah singkatan dari Australian Fumigation Accreditation Scheme Indonesia. Ini program kerja sama antara otoritas karantina Indonesia (dulu Badan Karantina Pertanian atau BARANTAN, sejak 2023 Badan Karantina Indonesia) dengan otoritas karantina Australia (DAFF, sebelumnya dikenal sebagai AQIS).

Skema ini menjamin proses fumigasi dilakukan dengan standar yang diakui kedua negara, memakai Methyl Bromide pada dosis dan durasi paparan tertentu. Tujuannya mencegah perpindahan hama eksotik antarnegara.

Negara dengan regulasi karantina ketat seperti Australia, Selandia Baru, dan sebagian negara Eropa mensyaratkan skema semacam ini.

Empat syarat dan alurnya

Sertifikat ini tidak bisa Anda terbitkan sendiri. Penerbitnya harus perusahaan fumigasi yang sudah diakreditasi pemerintah.

  1. Menggunakan vendor terdaftar. Perusahaan fumigasi wajib punya nomor registrasi AFASID yang masih berlaku. PT Duta Artha Selaras memegang registrasi ID0116MB dan ID0072PH3. Cakupan layanannya bisa dilihat di halaman jasa fumigasi kami.
  2. Mengajukan permohonan fumigasi. Anda menyerahkan detail kargo: jenis barang, volume muatan, jenis kemasan, pelabuhan muat, dan pelabuhan tujuan. Data ini yang menentukan dosis dan metode.
  3. Pelaksanaan sesuai SOP. Teknisi berlisensi AFASID menjalankan fumigasi pada dosis dan durasi paparan sesuai standar. Seluruh parameter dicatat, karena catatan inilah dasar penerbitan sertifikat.
  4. Penerbitan sertifikat. Setelah aerasi selesai dan hasil pengukuran gas dinyatakan aman, vendor menerbitkan sertifikat untuk dilampirkan bersama Bill of Lading, invoice, dan dokumen ekspor lainnya.

Kesalahan yang paling sering terjadi

Yang paling sering kami temui adalah pengajuan mendadak. Fumigasi Methyl Bromide butuh masa paparan sekitar 24 jam ditambah waktu aerasi, dan itu belum menghitung antrean jadwal.

Mengajukan sehari sebelum kapal berangkat berarti Anda memaksa memilih antara melewatkan jadwal kapal atau memotong masa paparan. Memotong masa paparan membuat perlakuan tidak sah, dan sertifikatnya berisiko ditolak di tujuan.

Kesalahan kedua adalah tidak mencocokkan jenis komoditas dengan fumigan. Perbedaan karakteristik tiap fumigan kami bahas di artikel mengenal jenis fumigan.

Membaca sertifikat sebelum kargo berangkat

Luangkan waktu memeriksa sertifikat sebelum dokumen dikirim ke buyer. Yang perlu Anda cocokkan ada lima: nomor registrasi AFASID penyedia jasa, jenis fumigan yang dipakai, dosis dalam gram per meter kubik, lama masa paparan, dan suhu saat perlakuan berlangsung. Kelima angka itu harus konsisten satu sama lain, karena dosis yang benar untuk suhu 30 derajat berbeda dengan dosis untuk suhu 20 derajat.

Cocokkan juga nomor kontainer dan nomor segel dengan dokumen pengapalan Anda. Ketidakcocokan satu digit saja sudah cukup jadi alasan penolakan di pelabuhan tujuan. Keduanya dicatat sejak kontainer diperiksa dan gas dilepas, jadi kerapian proses fumigasi kontainer di lapangan ikut menentukan apakah sertifikatnya bebas salah tulis.

Kalau ada kolom yang kosong atau angka yang tidak masuk akal, tanyakan sebelum kapal berangkat. Setelah kargo di laut, perbaikan dokumen jauh lebih sulit.

Menyiapkan pengiriman berikutnya

Ajukan permohonan minimal 3 hari sebelum jadwal muat agar ada ruang untuk penjadwalan dan aerasi. Pastikan juga nomor registrasi vendor Anda tercantum jelas di sertifikat. Kalau kontainer Anda dimuat lewat Tanjung Priok, rantai dokumennya sampai phytosanitary kami uraikan di jasa fumigasi Jakarta.

Alur lengkap dari sisi prosedur karantina bisa dibaca di syarat karantina dan prosedur fumigasi ekspor.

PT Duta Artha Selaras melayani fumigasi berstandar AFASID di Jawa Barat sejak 2006.

PT Duta Artha Selaras WhatsApp: 08 222 111 8021 Telepon: (022) 87526756 Alamat: Jl. Batununggal Indah II No. 48 Ruko RD-29, Bandung